Sekilas Info
Thursday, 25 Jul 2024
  • Untuk Trenggalek lebih baik

Inovatif, Rizky Sembada Gagas One Gate System Hindari Kebocoran PAD Pariwisata

Diterbitkan :

Rupanya, kebersamaan keluarga besar menjadi kebahagiaan yang tak ternilai bagi Rizky Sembada. Undangan dari kerabat yang melangsungkan resepsi pernikahan salah satu keponakannya di Bali, dimanfaatkan Rizky untuk mengajak keluarganya berwisata di Pulau Seribu Pura ini.

Perjalanan ke Bali dimulai dari Trenggalek dengan satu armada bus. Rombongan terdiri atas istri dan anak Rizky Sembada, saudara kadung, serta paklik dan bulik Rizky. Mereka tinggal berjauhan, baik dari Trenggalek sendiri, dari Batam, Balikpapan, Kediri, Sidoarjo, dan Surakarta. Rizky juga mengajak rekan kerja, termasuk juga Radar Trenggalek.

Perjalanan panjang atau safar dimulai dengan niat, lalu memanjatkan doa. Tak lupa diselingi pengajian sepanjang perjalanan. Mmaterinya diisi langsung oleh Rizky yang memang selain seorang motivator, juga merupakan ustad dan ketua Yasasan Almultazam Islamic School. Yakni, sebuah sekolah entrepreneur yang beralamat di Solo.

Tiba di Bali tengah malam, rombongan beristirahat di Hotel Alkyfa, Denpasar, Bali. Tour wisata akhirnya dimulai pada Sabtu (8/6). Dua tujuan wisata dipilih, yakni Pantai Pandawa dan Pantai Melasti. Itu merupakan dua destinati wisata terkenal di Kabupaten Badung. Tak lupa mampir di Krisna, tempat oleh-oleh khas Bali.

Sepanjang perjalanan inilah, seorang tour guide yang akrab disapa Mbok Wayan menceritakan berbagai hal tentang Bali. Mulai pengenalan administratif Bali ada delapan kabupaten, satu kota madya, dan seterusnya, sampai pimpinan daerah dan jumlah penduduknya.

Sepanjang jalan, dia menjelaskan tempat-tempat yang dilewati. Tentang kesenian, budaya, agama, bahasa, pakaian adat, mata pencaharian penduduknya, dan banyak hal tentang Bali. Tak lupa selingan-selingan jokes yang membuat penumpang bus sesekali terkekeh.

“Kabupaten Badung ini, dengan besarnya pendapatan di sektor wisata, warganya mendapatkan asuransi khusus. Warga yang meninggal dunia mendapatkan santunan Rp 10 juta dari pemerintah setempat,” ucap Mbok Wayan.

Perempuan berperawakan kecil ini juga menceritakan bagaimana pengelolaan pariwisata di Bali. Tempat-tempat wisata ini, kata dia, dikelola oleh lingkungan adat sekitar. “Masyarakat dilibatkan, supaya adil, kios-kios diundi,” jelas Mbok Wayan lagi.

Sementara bagi Rizky, pengelolaan tempat wisata dengan one gate system seperti di Pandawa dan Melasti sangat akuntabel. Tidak ada celah kebocoran. “Semua cukup di pintu masuk. Tiket masuk, biaya parkir, penyediaan jasa khusus seperti fotografi sudah dihitung dengan aplikasi secara komputerisasi,” ujarnya.

“Nah, di Trenggalek bisa menerapkan seperti ini, semua ditata dinas pariwisata. Diawasi pengelolaannya sehingga efektif, aman, tidak ada calo dan premanisme,” imbuhnya.

Tak kalah pentingnya, pengelolaan paket wisata. Utamanya bagi wisatawan luar kota yang datang dengan bus pariwisata. Di sinilah pentingnya seorang tour guide. Karena dari situ, wisatawan akan lebih paham tentang Trenggalek.”Sudah saatnya Trenggalek perlu tour guide yang tersertifikasi. Lewat mereka, wisatawan luar Trenggalek akan lebih tahu tentang Trenggalek. Tentang sejarahnya, kulinernya, keseniannya, dan semua potensi Trenggalek,” jelas Rizky.Perlu juga tempat yang representatif bagi produk UMKM dari berbagai kecamatan. “Produk-produk lokal ini harus menjadi menu wajib bagi wisatawan luar kota, sehingga pasar produk UMKM ini semakin luas,” tegas Rizky.

Selesai berwisata dan membersamai keluarga di resepsi pernikahan, pada Minggu pagi, rombongan kembali pulang ke Trenggalek. Selama perjalanan, Rizky yang juga seorang motivator ini menularkan banyak ilmu yang dikemas lewat pengajian. Memanfaatkan waktu, Rizky juga memberi kesempatan bagi semua orang di rombongan untuk menyampaikan kesan mereka selama berkumpul bersama.

 

 

sumber : https://radartulungagung.jawapos.com/features/764760229/inovatif-rizky-sembada-gagas-one-gate-system-hindari-kebocoran-pad-pariwisata
Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar