Sekilas Info
Wednesday, 24 Jul 2024
  • Untuk Trenggalek lebih baik

MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MASA PERHELATAN POLITIK YANG MULAI MEMANAS

Diterbitkan :

 

 

Masa- masa waktu menjelang Pilkada yang kian dekat, nampak pergerakan para calon pimpinan daerah semakin mencuat. Para kandidat sudah berkampanye baik secara terang terangan maupun tresirat, partai partai mulai merapat berebut simpatik dimata rakyat, hal ini membuat suhu politik semakin memanas.Tidak menutup kemungkinan kondisi ini memicu kesehatan psikologi setiap indivindu mulai terganggu terutama untuk para bakal calon pimpinan daerah yang ikut berkompetisi di daerah pemilihan masing-masing. Aktivitas yang terlalu padat menimbulkan rasa lelah , capek, serta cendrung stress, yang mengakibatkan seseorang mudah tersulut amarah. Stress yang terus menerus berpotensi besar terhadap salahnya pengambilan keputusan yang bisa berpotensi munculnya keretakan dan perpecahan, kelompok- kelompok ( lintas partai )yang dilatar belakangi masing-masing pihak yang berbeda-beda dikarenakan adanya kepentingan masing-masing pihak yang berbeda-beda (kepentingan golongan, indivindu /para calon pimpinan daerah dan juga kepentingan partai).

Pembicaraan yang hangat masalah politik bukan hanya ada di dunia nyata (offline) akan tetapi sangat ramai juga dibicarakan di dunia maya (online), dengan perkembangan media sosial yang semakin luas, Media-media mainstream sangat gencar membicarakan masalah politik ini (hot issue). Tak dapat kita pungkiri akibat iklim politik seperti ini pasti akan memepengaruhi mental seseorang menjadi terganggu, lemahnya mekanisme pertahanan mental seseorang (Mental Health ) mengakibatkan seseorang akan mudah stress , mudah marah, dan juga bisa memicu sakit yang menimpa biologis ( Psikosomatis) bahkan tidak jarang seseorang bisa terjangkit gejala depresi. Maka sangat dibutuhkan mekanisme pertahanan mental yang baik manajemen koping strsess dan manajemen emosional bagi para calon pemimpin yang ikut berkompetisi di Pilkada tahun ini. . Apabila setiap calon pemimpin memiliki manajemen koping stress yang baik dan kuat maka insha Allah pemilihan Pilkada serentak 2024 akan berjalan baik, lancar, aman dan damai.

Mengutip dari sebuah buku yang berjudul Things Mentally Strong People Don’t Do karya Amy Morin menyampaikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental ( Mental Health ) diantaranya adalah berfikir positif dan realistis tentang masa depan (positive thingking and realistic to future) dimana seorang pemimpin ( calon pemimpin) harus memiliki sifat yang bijak (wise) , manajemen control emosional(emotional control management) dan mengedepankan pergerakan perubahan kearah yang lebih baik dan mengedapkan hal- hal yang bersifat positif , menerima kritikan (open minded) serta berwawasan yang luas (broadminded). Hal berikutnya yakni dengan menetapkan batas-batas yang sehat, dimana seorang pemimpin mestinya mendengarkan gagasan politik orang lain walaupun tidak harus memakainya, apalagi bila gagasan tersebut dapat menjadikan iklim politik yang agresif dan menimbulkan permusuhan. Yang tidak kalah pentingnya bagi calon pemimpin harus memahami betul konsep peneriman diri & penghargaan diri (self esteem bahwasannya di atas semua usaha yang ia lakukan ada ALLAH Sang Maha Penentu Atas hasil dari usaha tersebut., maka beriman dengan takdir akan menjadi salah satu penyebab utama kesehatan mental seseorang akan tetap terjaga .

Bagi masyarakat pemilih, jangan sampai mudah terpengaruh oleh provokasi propaganda dan adu domba dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Agar kondisi mental masyarakat tetap stabil maka hindarilah perdebatang dengan orang- orang disekitarmu yang memiliki pandangan politik berbeda/ pilihan berbeda, baik secara langsung maupun di media sosial . Ketika orang di sekitar anda mendorong diri anda untuk mulai membicarakan politik panas yang sudah membawa isu sara , bullying dan menjelek-jelekan individu lain maka tinggalkanlah pembicaraan itu. Dan katakanlah “saya tidak tertarik untuk membicarakan keburukan orang lain, dan katakan pula “Mari kita kedepankan pikiran positif , kata-kata positif dan berbuat positif, insya Allah dalam kehidupan kita akan didatangi hal-hal positif pula”, sesungguhnya manusia tidak ada yang sempurna (no body perfect).

Melansir Medical News Today, Neurotransmiter mempengaruhi beberapa jenis gangguan mental yang berkaitan langsung dengan kondisi ketidakseimbangan kimiawi otak. Salah satunya adalah kondisi mental sesorang . Beberapa penelitian mengatakan ada beberapa gejala ketidakseimbangan kimiawi otak serupa dengan kondisi mental memiliki pengaruh terhadap diri kita, Selaras dengan hal tersebut secara Psikologi “Barang siapa yang senantiasa mengedepankan pikiran yang positif akan melahirkan perkataan positif dan barang siapa yang terbiasa dg berkataan positif akan membentuk karakter yang positif dan karakter yang positif akan menghadirkan hal-hal yang positif pula dalam kehidupan seseorang (Kesehatan biologis dan psikologis) , begitu juga sebaliknya seseorang yang mengedapankan hal yang buruk, berkataan buruk, fikiran buruk dan perbuatan buruk akan menghasilkan katakter yangg buruk dan akan menghadirkan kehidupan yang buruk yang akhirnya akan berdampak kepada kesehatan buruk pula (Psikosomatis)“.

Dalam sebuah hadis qudsi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya: “Allah berfirman sebagai berikut:”Aku selalu menuruti persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Apabila ia berprasangka baik maka ia akan mendapatkan kebaikan. (HR. Bukhari, no. 6970 dan Muslim, no. 2675)

Saudaraku, kontestansi pemilihan Pilkada adalah sebuah perlombaan yang pasti ada yang menang dan ada yang kalah, maka kita harus persiapkan mental kita dengn baik , mempersiapkan mental untuk sebuah kemenangan dan siap pula apabila takdir menentukan kekalahan, yakinlah bahwa apapun yang kita terima adalah pilihan dan pandangan yang terbaik dari Allah subhanahu wa ta’ala.

 

Oleh : Rizky Sembada S.E,M.M, M.Psi.

 

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Fathan
Sunday, 2 Jun 2024

Luar biasa

Reply

Beri Komentar