Sekilas Info
Thursday, 25 Jul 2024
  • Untuk Trenggalek lebih baik

DPP PDI Perjuangan Undang Ipin-Syah, Reaksi Bakal Calon Wakil Bupati Rizky Sembada Terbongkar

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Undangan pembekalan DPP PDI Perjuangan kepada pasangan Mochamad Nur Arifin dan Syah Nata Negara, dinilai Rizky Sembada sebagai salah satu upaya PDI Perjuangan untuk cek ombak politik di Trenggalek. Lelaki yang mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati di PDIP ini mengaku mempersiapkan berbagai langkah atas kemungkinan kans dirinya tetap digandeng Ipin.

Dalam undangan tersebut, tertera pembekalan batch satu, yang kemungkinan masih ada batch kedua atau ketiga. Namun hanya muncul satu nama posisi wakil bupati, padahal ada banyak nama melamar sebagai calon wakil bupati. Ini tetap perlu disikapi.

“Melihat fenomena yang ada, saya sudah mulai warning. Kalau kemarin lampu merah, kita sekarang lampu kuning. Mau ke arah mana, saya harus melakukan persiapan–persiapan,” ujar Rizky Sembada.

Pertama, dia mengaku melakukan persiapan ketika memang tidak dipilih. Kedua, langkah yang akan diambil jika tidak dipilih. “Kalau saya tidak dipilih, tetap ada dua kemungkinan. Kalau saya tetap berkompetisi di Trenggalek untuk mendapatkan hati masyarakat Trenggalek, maka pilihan saya pasti berubah. Saya tidak mau menjadi wakil siapa-siapa, tetapi saya mau menjadi AG 1 untuk berkompetisi dengan petahana,” tegas pengusaha asal Kecamatan Pule, Trenggalek ini.

Hanya untuk menuju poin ini, dia mempertimbangkan tiga poin penting. Pertama, siapa partai yang bisa mengusungnya. Rizky yakin partai lain sudah goyang dengan surat yang dikeluarkan PDIP. “Dan PDIP ini cukup lihai mengeluarkan surat di awal juga untuk melihat seberapa kuat ombak. Apakah ada yang muncul melawan petahana, berkompetisi. Atau malah semua adem ayem dan justru menggelar karpet merah untuk para petahana,” ucap lelaki yang juga konsultan psikologi ini.

Rizky menduga, jika ternyata Ipin bergandengan dengan Syah dan tidak ada satu pun partai yang menusung calon untuk berkompetisi dengan kandidat ini, maka jelas yang terjadi parpol–parpol menggelar karpet merah. Jika ini terjadi, Rizky mempertanyakan, apakah artinya demokrasi di Trenggalek ini sakit.

“Ada PKB yang begitu kuat yang bisa mengusung calon sendiri. Ada koalisi KIM (Koalisi Indonesia Maju) sebagai koalisi pemenang pilpres. Ada PKS yang memiliki kursi lumayan banyak bisa berkoalisi, dan tiba–tiba  suaranya tidak ada, dan justru menggelar karpet merah untuk Mas Ipin dan Mas Syah. Jika ini terjadi, maka sebagai sosok yang awam dengan politik, yang saya lihat ‘ooo… begitu ya Trenggalek, mana ksatria-ksatria yang siap berkompetisi di Trenggalek’,” ucap Rizky.

Kedua, jika benar yang dipilih Ipin adalah Syah, maka Rizky akan tahu diri. Ini lantaran dia bukan orang partai. Maka, dia melihat siapa partai yang benar–benar mau mengusungnya. Apakah partai yang memiliki tingkat solidaritas dan semangat tinggi untuk mengusungnya.

“Ayo, ini kita berikan tiket bertarung, tinggal memikirkan bagaimana biaya kampanyenya agar bisa menang. Artinya, mengusung untuk menang, atau mengusung untuk yang pragmatis yang ternyata tidak memiliki cita–cita yang sama. Atau partai juga tidak mau berisiko ketika mendukung Rizky yang notabene baru datang di Trenggalek,” jelas pehobi menembak ini.

Akhirnya, selain melihat siapa yang mengusung, Rizky juga akan melihat skema rekom. Rizky sudah mendaftar ke semua partai sebagai wakil Ipin. Jika kemudian dia berkompetisi berhadapan dengan Ipin, yang menjadi pertanyaan, apakah masih mungkin rekom tersebut diubah.

“Dan skema perubahannya seperti apa, apakah memang mengusung saya secara idealis bertarung berharap menang atau bagaimana,” jelas Rizky.

ertimbangan berikutnya, siapa yang menjadi wakilnya. Karena yang dihadapi adalah pasangan petahana. “Jika seperti itu, sebagai orang yang ber-basic pengusaha, maka harus serius di semua sisi, baik moril dan materiil. Apa ada kira–kira calon yang siap dengan kondisi seperti itu?” tanya Rizky.

Akhirnya, menyikapi cek ombak PDI Perjuangan ini, Rizky tetap mengambil langkah untuk melakukan akselerasi cepat. Dia harus menyesuaikan semua hal dengan taktis.

 

sumber:https://radartulungagung.jawapos.com/trenggalek/764725009/dpp-pdi-perjuangan-undang-ipin-syah-reaksi-bakal-calon-wakil-bupati-rizky-sembada-terbongkar

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar